Teruntukmu wahai pemilik nama yang namamu tertulis di lauh mahfudz




Siapakah nama itu dan siapakah pemiliknya? Apa aku mengenalnya?Siapakah dia?


Aku pikir seseorang yang pernah mengisi hatiku, yang namanya tak perlu aku sebut adalah pemilik nama yang tlah Kau tuliskan untukku di Lauh Mahfudz.

Aku tak peduli jika telah ada wanita yang lebih dulu mengisi hatinya, tapi aku berharap aku akan menjadi yang terakhir buatnya dan dia akan menjadi yang terakhir buatku.

Aku pernah berharap jika suatu hari nanti dia adalah orang pertama dan terakhir yang mengikatku dalam mitsaqan ghaliza, tapi mungkin Alloh mempunyai rencana yang hanya Dia yang tahu.

Reaksi:

0 komentar:

Post a Comment